UNIMUDA bersama UNICEF Luncurkan Modul Kelas Awal untuk Perguruan Tinggi
Program kemitraan antara Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong (UNIMUDA) dan UNICEF yang dibangun sejak 2015 lalu telah menghasilkan beberapa karya dan diantaranya adalah terciptanya Modul untuk kelas awal yang akan digunakan oleh Perguruan Tinggi berskala nasional.
Peluncuran Modul untuk SD kelas
awal kemarin dirangkai dengan Lokakarya Replikasi Program dilaksanakan di
meeting room Kampus UNIMUDA Sorong, Senin (19/4). Kegiatan dihadiri oleh Kepala
LLDIKTI, STKIP Biak, STKIP Muhammadiyah Manokwari, Universitas Muhammadiyah Makasar,
Universitas Nanibili Nusantara, IAIN Sorong dan Universitas Victori Sorong.
Dalam
sambutannya Rektor Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong, Dr. Rustamadji M.Si., mengatakan
dalam rangka menebar kebaikan yakni dengan program literasi replikasi dan
peluncuran modul literasi baca tulis kelas awal merupakan hasil dari kemitraan
UNICEF dan UNIMUDA Sorong, literasi ini akan dibagikan ke perguruan tinggi yang
lainya dan dipakai di semua Sekolah Dasar, baik negeri maupun swasta.
”...dan apabila kita mau hebat
ada berapa syarat terutama kelompok menebarkan kebaikan, hari ini UNIMUDA tidak
mau baik sendiri, tidak mau hebat sendiri, tetapi kami mau menebarkan kepada
yang lain, kami mau membagikan kebahagiaan kami kepada perguruan tinggi yang
lainnya, sesungguhnya kami juga sangat berbahagia jika perguruan tinggi lain
bisa mereplikasi apa yang kami tebarkan ini” ucap Rektor
UNIMUDA Sorong Rustamadji.
”Mudah – mudahan program yang
diberikan UNIMUDA Sorong ke perguruan negeri yang lain nanti bisa berhasil dan
ujung-ujungnya pemerintah nanti bisa membuat semacam regulasi sehingga literasi
akan dipakai di semua sekolah dasar baiknya negeri maupun swasta untuk tujuan
program ini agar terus berjalan lebih baik lagi”
ungkapnya.
Kepala
LLDIKTI wilayah XIV Papua dan Papua Barat, Dr. Suriel S Mofu., S Pd., M. Ed., TEFL., M.
Phil., mengatakan lokakarya literasi kelas awal
bekerjasama dengan UNICEF merupakan kegiatan yang sangat bersejarah di tanah
Papua ini karena kegiatan seperti ini belum pernah dilakukan khususnya di dunia
perguruan tinggi.
”Dalam bentuk seperti ini adalah
terobosan yang luar biasa kerja keras dari rekan-rekan kita di UNIMUDA Sorong
dibawah pimpinan Rektor UNIMUDA Sorong membuat satu perubahan diatas tanah kita
ini melalui kegiatan yang sudah dilakukan bersama-sama dengan UNICEF 6 tahun
yang lalu, kini kita bisa menyaksikan hasilnya, kerja mereka ini sudah ada
hasil yang mau dibagi – bagikan, kita belajar langsung pada tingkatan yang
mereka sudah pernah jalani” jelas Suriel Mofu.
Literasi berbasis kontak ini
sesuatu yang sangat menantang, kata Suriel Mofu, dalam bahan-bahan belajar
dalam lingkungan tempat sekitar dan hari ini menjadi sesuatu yang dipromosikan
oleh seluruh dunia di mana materi-materi lokal itu masih dalam kurikulum –
kurikulum, supaya siswa punya proses belajar itu cepat dipahami karena
contohnya lokal dan sering dilihat.
” puji tuhan, dengan penuh
bahagia pada hari ini saya kepala lembaga pendidikan tinggi wilayah 14 Papua
dan Papua Barat, bersama-sama dengan pimpinan UNICEF Papua dan Papua Barat,
Rektor UNIMUDA Sorong bersama-sama kita launching Modul literasi baca tulis di
kelas awal untuk digunakan di atas tanah Papua Provinsi Papua Barat dimulai
dari Kabupaten Sorong sehingga di suatu hari nanti tidak hanya modul saja yang
kita pegang dan lihat, tetapi ada buku-buku teks yang digunakan dalam
kelas-kelas mulai dari tingkat Sekolah Dasar sampai ke jenjang tingkat atas dan
tinggi itu harapan kita dan mimpi kita, kita mulai dari ini” tambahnya.
Kemitraan telah mendampingi
berbagai sekolah di Sorong Raya, dan ditargetkan kedepan melalui modul yang
akan disebarkan ke berbagai perguruan tinggi akan menguatkan pemahaman dalam
membaca dan menulis khususnya di program studi Pendidikan Guru Sekolah dasar
dan program studi Pendidikan Bahasa Indonesia.
Komentar
Posting Komentar